Jumaat, 31 Ogos 2012

Mikroorganisme Baik di Dalam Usus Berperanan Besar Bagi Kesihatan Tubuh

Death begins in the colon, demikian ungkapan terkenal yang dilontarkan oleh pemenang Nobel bidang Kedoktoran tahun 1908, Elie Metchinikoff. Usus memegang peranan penting dalam pembuangan kotoran dan racun dari dalam tubuh, sekaligus berperanan menyerap zat nutrisi makanan.

Di dalam usus manusia terdapat 100 trilion mikroorganisme. Angka ini menakjubkan dibandingkan jumlah sel tubuh manusia dari hujung kaki sampai kepala yang hanya sekitar 50 trilion sel saja. Secara fizik, mikroorganisme terlihat sangat kecil. Namun, kewujudan mikroorganisme di dalam usus memegang peranan besar bagi kesihatan.
 
 
 
 
 

Mikroorganisme sangat vital ertinya bagi kekebalan tubuh. Mikroorganisme yang menghuni usus tidak semuanya baik, ada juga yang jahat. Bakteria baik  dikenali sebagai spesies bakteria membantu fungsi pencernaan.

Jika tubuh kekurangan bakteria baik, maka ia akan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh. Bila sudah demikian, maka tubuh menjadi muda diserang penyakit terutama akibat gangguan percernaan.

Untuk meningkatkan jumlah bakteria baik di dalam tubuh, ia dapat dilakukan dengan mengambil sejumlah prebiotik. Prebiotik merupakan makanan yang sesuai bagi bakteria baik, tetapi sebaliknya untuk bakteria jahat. Prebiotik boleh didapati melalui bahan makanan berserat yang mudah larut.  Contoh sumber makanan prebiotik adalah gandum, bawang, pisang , bawang putih, madu, dan kekacang.

Kewujudan organisme jahat di dalam usus juga dapat dineutralkan menggunakan produk atau makanan yang mengandungi bakteria probiotik.  Bakteria probiotik ini salah satunya dapat diperoleh dari susu fermentasi.
 
Yang diminum itu bukan susunya, melainkan bakteria baik yang berguna bagi usus dan tubuh manusia. [kompas

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...